PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TPS (THINK, PAIR, AND SHARE) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS RESENSI NOVEL PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 RAYA

  • Ameliyah Fultami
Keywords: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS,Resensi Novel

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa sebagai akibat dari proses pembelajaran yang konvensional. Masalah dalam penelitian ini yaitu “apakah hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Raya Kabupaten Simalungun pada materi resensi novel dapat ditingkatkan dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think, Pair and Share (TPS)?“. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar resensi novel siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Raya Kabupaten Simalungun dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think, Pair and Share (TPS) Penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Raya dengan siswa berjumah 18 orang yang terdiri dari 1 laki-laki dan 17 perempuan, yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017 dan dilaksanakan 2 siklus masing-masing siklus terdiri 2 pertemuan. Faktor yang diteliti dalam penelitian ini faktor guru dan faktor siswa. Prosedur dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi.  Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan kemampuan menulis resensi novel kelas XI IPA SMA Negeri 1 Raya. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes tindakan siklus I dan tes siklus II. Hasil tes siklus I dari jumlah keseluruhan 18 orang siswa yang tuntas 13 atau 72% siswa yang mendapat nilai diatas 70 (KKM), dan 5 orang siswa yang tidak tuntas yang mendapat nilai dibawah nilai KKM (70). Di mana indikator keberhasilan belum tercapai sehingga dilanjutkan pada siklus II. Hasil tes tindakan siklus II, bahwa dari 18 orang siswa yang mengikuti tes, yang memperoleh kategori tuntas sebanyak 16 atau 88% siswa dan 2 orang siswa dikategorikan tidak tuntas. Hal tersebut telah menunjukan adanya peningkatan dan penelitian ini dihentikan pada siklus II karena indikator keberhasilan penelitian telah tercapai, yaitu 85%.

Published
2017-09-23