The Relationship Between Early Mobilization and the Wound Healing Process in Post-Caesarean Section Patients at Efarina Etaham Hospital, Pematangsiantar, in 2024
Abstract
Mobilization is a rehabilitative (recovery) action carried out after the patient regains consciousness from anesthesia and after surgery. Mobilization is useful for assisting wound healing efforts. The purpose of this study was to determine the relationship between early mobilization and post-cesarean section wound healing at Efarina Etaham Hospital, Pematangsiantar. This study was a quantitative study with a descriptive design using a cross-sectional approach with a sample of 51 respondents taken by consecutive sampling. The results showed that the majority of respondents who carried out good mobilization were 41 (80.4%) and those who did not mobilize well were 10 (19.6%). The maternal wound healing process was in the good category as many as 38 (74.5%), as many as 4 (7.8%) had moderate wound healing, as many as 3 (5.9%) had mild wound healing, and 6 (11.8%) had poor wound healing. Based on the results of the chi-square test, it is known that there is a relationship between mobilization and wound healing in post-caesarean section patients at Efarina Etaham Hospital, Pematangsiantar, with the results of the statistical test p = 0.000 meaning p <α 0.05, which means H₀ is rejected, so there is a relationship between mobilization and the wound healing process in post-caesarean section patients at Efarina Etaham Hospital, Pematangsiantar.
References
A.A.A, Hidayat. (2012). Riset keperawatan dan teknik penulisan ilmiah. Salemba Medika.
Afrilianti, M., & Musharyanti, L. (2024). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca operasi laparatomi apendisitis di RSUD Dr. Tjitrowardojo kelas B Purworejo: Case report. An-Najat, 2(2), 131–140.
Cahyaningtyas, A. Y. (2020). Hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka jahitan pada ibu nifas post operasi sectio caesarea. Jurnal ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 11(1), 164–172.
Clara Grace, Y. (2012). Pengetahuan, sikap dan pelaksanaan mobilisasi dini ibu pascasalin dengan seksio sesaria [Skripsi].
Faizal, K. M. (2020). Efektivitas mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka post operasi. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 3(1), 11–19.
Ferinawati, F., & Hartati, R. (2019). Hubungan mobilisasi dini post sectio caesarea dengan penyembuhan luka operasi di RSU Avicenna Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 5(2), 318–329.
Hanum, L., Hasniah, H., Isneini, I., & Rijannah, F. (2024). Hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pada pasien post operasi sectio caesarea di Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh. Getsempena Health Science Journal, 3(1), 61–69.
Hayati, N., Pujiati, P., & Sumanti, N. T. (2023). Hubungan antara cephalopelvic disproportion (CPD), gawat janin dan partus lama dengan kejadian sectio caesarea pada ibu primipara di RSIABDT tahun 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(5), 1406–1414.
Hidayat, A. (2009). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika.
Hidayat, A. A. A. (2008). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika.
Kasdu. (2003). Buku ajar medikal bedah. Graha Ilmu.
Lestari, P. T., Ismed, S., & Afrika, E. (2022). Hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga dan personal hygiene dengan perawatan luka perineum masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Belida Darat Kabupaten Muara Enim tahun 2021. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 314–318.
Manuaba. (2012). Ilmu kebidanan penyakit kandungan dan KB (Edisi 2). EGC.
Maryunani, A. (2014). Perawatan luka seksio caesarea dan luka kebidanan terkini. IN Media.
Mirani, N. (2020). Hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pada pasien sectio caesarea di RSUD Aceh Tamiang. Jurnal EDUKES: Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan, 70–76.
Mulyanah, S., & Rini, A. S. (2023). Hubungan mobilisasi dini, nutrisi dan peran bidan terhadap penyembuhan luka operasi sectio caesarea di RSUD Malingping tahun 2022: Relationship of early mobilization, nutrition and the role of midwives in wound healing for sectio caesarea operations at Malingping Hospital in 2022. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 2(4), 665–673.
Nadiya, S., & Mutiara, C. (2018). Hubungan mobilisasi dini post sectio caesarea (SC) dengan penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan RSUD Dr. Fauziah Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 4(2), 187.
Notoatmodjo. (2015). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Nurani, D., dkk. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka post sectio caesarea. Jurnal Ilmu Kesehatan Keperawatan, 7(1).
Nurfitriani. (2017). Pengetahuan dan motivasi ibu post sectio caesarea dalam mobilisasi dini. Jurnal Psikologi Jambi, 2(2), 31–38.
Nursalam. (2003). Konsep dan penerapan metodologi penelitian keperawatan: Pedoman skripsi, tesis, dan instrumen penelitian keperawatan. Salemba Medika.
Nursalam. (2013). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi 3). Salemba Medika.
Putri, M. (2019). Pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang mobilisasi dini post sectio caesarea terhadap tingkat pengetahuan ibu post partum sectio caesarea di RS Setio Husodo Kisaran tahun 2019. Gentle Birth, 2(2), 19–29.
Rangkuti, N. A., Zein, Y., Batubara, N. S., Harahap, M. A., & Sodikin, M. A. (2023). Hubungan mobilisasi dini post sectio caesarea dengan proses penyembuhan luka operasi di RSUD Pandan. Jurnal Education and Development, 11(1), 570–575.
Salamah, S. M., & Sulistyaningsih, S. (2015). Hubungan mobilisasi dini dengan pemulihan luka post sectio caesarea di Rumah Sakit Panembehan Senopati Bantul [Disertasi Doktoral, STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta].
Saleh, S. N. H. (2023). Analisis pemberian mobilisasi dini post sectio caesarea dengan proses penyembuhan luka operasi di Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mobagu. IMJ (Indonesian Midwifery Journal, 4(1).
Sugiyono. (2006). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. Alfabeta.
Sujarweni, W. (2014). Metodologi penelitian keperawatan. Gava Media.
Sukasih, N. K., Maliga, I., & Kesuma, E. G. (2020). Analisis faktor non medis yang mempengaruhi persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa. Jurnal Kesehatan dan Sains, 4(1), 93–105.
Winarno, F. A. (2019). Hubungan tingkat kecemasan dengan produksi ASI pada ibu post sectio caesarea di RSUD Muntilan. Universitas Muhammadiyah Magelang Repository, 4–11.
Wintoko, R., Dwi, A., & Yadika, N. (2020). Manajemen terkini perawatan luka update wound care management. JK Unila, 4, 183–189.
Yanti, R. F., Ismail, N., & Fatah, A. (2022). Analisis faktor yang berhubungan dengan pengambilan keputusan persalinan sectio caesarea. Jurnal Kesehatan, 13(2).
Yunita, S., Sharfina, D., Masdalifa, M., & Mirlanda, D. (2023). Mobilisasi dini terhadap lama hari rawat pasien post operasi laparatomi di Rumah Sakit Haji Medan 2023. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(2), 152–159.
Copyright (c) 2025 Yeni Trisna Purba, Romauli Pakpahan, Siska Sri Alisyawati Malau

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.jpg)
.jpg)